Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Emeka Ezeugo, Pesepakbola Nigeria yang Masuk Islam

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/emeka-ezeugo-pesepakbola-nigeria-yang-masuk-islam.html
seksimemek ~ Seorang pensiunan sepak bola asal Nigeria, Emeka Ezeugo (46) telah memeluk Islam. Mantan pemain nasional Nigeria mengatakan alasan mengubah hidupnya setelah membaca tentang kehidupan Islam Nabi Muhammad  SAW.

"Saya orang yang selalu ingin tahu dan mempelajari agama-agama yang berbeda, ketika saya menemukan kehidupan Nabi Muhammad SAW, itu sangat inspiratif , " kata Ezeugo, seperti diberitakan Spy Ghana dan dilansir dari Onislam, Rabu (15/1).

Mantan pemain sepakbola , yang mewakili Nigeria di Piala Dunia 1994 dan bermain untuk  Mohammedan Sporting Club selama hampir satu dekade ini, merasa terhormat bisa menjadi pengikut nabi besar yang dia pikir adalah yang terbesar di antara semua utusan Allah .

Setelah memeluk Islam, Emeka Ezeugo mengganti namanya menjadi Mustafa Mohammed dan berencana untuk mengajukan permohonan paspor baru dengan nama barunya setelah Ia kembali ke rumahnya di Nigeria

Dia membacakan syahadat , setelah mengunjungi seorang sarjana Muslim pekan lalu dengan Mohamme dan manajer Amirul Isla, mantan rekan setimnya Kaiser Hamid, pemimpin partai Zaker Amir Faisal dan official club Abu Hasan Prince.

"Saya seorang pria dewasa saudara. Saya bebas untuk membuat keputusan sendiri. Tak satu pun dari anggota keluarga saya memprotes keputusan tersebut ," katanya.

Keputusannya memeluk Islam juga mendapatkan dukungan dari teman-temannya yang ada di Bangladesh. Emeka selalu menganggap teman-temannya yang ada di Bangladesh seperti saudarannya.

"Bangladesh adalah rumah kedua saya dan saya memiliki beberapa teman di sini yang seperti saudara. Mereka membantu saya dalam membuat keputusan , " kata Emeka .

Menemukan Islam membuatnya lebih kuat. Dia menambahkan hidupnya telah menjadi lebih disiplin karena dia harus shalat dan mengikuti beberapa ritual lain dari agama . "Saya baru saja menanam benih dan sekarang saya harus memeliharanya untuk menjadi pohon," kata Emeka

"Saya tahu bahwa saya akan menemukan banyak sisi baik dari keputusan ini dengan seiringnya waktu tetapi pada saat ini saya dapat mengatakan bahwa Islam telah membuat hidup saya lebih disiplin," tambahnya .

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/14/01/15/mzg7nx-emeka-ezeugo-pesepakbola-nigeria-yang-menjadi-mualaf

Modal YouTube, Gadis 18 Tahun Ini Menjadi Jutawan

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/modal-youtube-gadis-18-tahun-ini.menjadi-jutawan.htmlseksimemek ~ Bethany Mota, remaja 18 tahun asal California ini sekilas tampak seperti remaja pada umumnya. Namun, tak ada yang menyangka bahwa dia begitu istimewa.

Dikutip dari laman Business Insider, Senin 20 Januari 2014, publik menyebutnya sebagai 'dewi' media sosial dan menjadi ikon fashion. Subscribe videonya di YouTube memiliki pengikut 4,8 juta orang, melebihi followers aktris Lady Gaga.

Bukan hanya di YouTube, di Instagram, jumlah pengikutnya mencapai 2,2 juta orang, itu lebih banyak dari pengikut Vogue, Elle, Marie Claire, Glamour, dan Cosmopolitan jika digabung.

Akun Twitternya juga diikuti oleh 1,15 juta pengikut. Sebenarnya apa yang menarik dari remaja 18 tahun ini?
http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/modal-youtube-gadis-18-tahun-ini.menjadi-jutawan.html


Mota, baru saja lulus dari sekolah tinggi tahun lalu dan masih tinggal bersama orang tuanya di California Utara. Mota rupanya hobi mengunggah video hasil belanja barang-barang fashion yang ia beli.

Videonya dikenal sebagai 'haul channel'. Padahal video yang dia unggah benar-benar sederhana, tidak ada stylist, tidak ada editor, dan tidak ada model seperti fashion show. Hanya ada remaja di kamarnya dengan tumpukan tas belanja.

Mota memadupadankan busana, berkreasi dengan tatanan rambut dan make up, serta mendekor kamarnya dengan cantik.

Video terbaru yang ia unggah memiliki 600.000 viewers. Di video itu, Mota memamerkan serangkaian blus, aksesoris rambut, produk-produk kecantikan, dan gaun bunga matahari.

"Saya suka bunga matahari, itu salah satu bunga favorit saya," begitu ujarnya.

Setiap busana atau aksesoris yang dibelinya dan diposting ke YouTube langsung menjadi tren. Bagi jutaan followersnya tersebut, apapun yang ia kenakan adalah fashion yang paling modis.

Dia menjelaskan hobinya memposting video di YouTube bermula saat ia melakukan perlawanan atas kenakalan temannya di sekolah.

"Saya tidak ingin berbicara dengan siapa pun. Saya tidak ingin meninggalkan rumah," ujarnya.

Dia kemudian menjadikan YouTube sebagai etalase dirinya untuk menjadi diri sendiri dan tidak khawatir dengan bullying teman-teman sekolahnya.

Video pertama Mota diunggah pada Juni 2009. Sejak saat itu dia kemudian membintangi ratusan video.
Bethany Mota
Berbelanja fashion menjadi tema utama video yang diunggahnya. Dia menjadi duta beberapa produk fashion seperti Forever 21, Urban Outfitters, H&M, dan Aeropostale serta outlet milik fansnya.

Mota menolak menjelaskan berapa penghasilannya dengan memposting video di YouTube. Tetapi, dari sumber yang memang akrab dengan iklan di YouTube, diperkirakan Mota bisa mendapatkan US$40.000 per bulan dari video yang ia unggah sendiri.

Namun, Mota ternyata bukan remaja yang humble dan pandai bergaul, Mota menggambarkan dirinya hanya orang rumahan.

"Setiap kali punya waktu luang, saya lebih suka berbaring di kamar dan menonton video YouTube atau menonton film," katanya. (eh)

Sumber: http://us.bisnis.news.viva.co.id/news/read/474673-hobi-posting-video-di-youtube--gadis-18-tahun-ini-menjadi-jutawan

Muslimah Jangan Takut Menikah Muda

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/muslimah-jangan-takut-menikah-muda.html
seksimemek ~Bila sudah diberi jodoh yang tepat, Muslimah diimbau agar tidak perlu khawatir menikah dalam usia muda. Sejumlah desainer busana Muslim pun mengaku berani untuk menikah muda. "Saya menikah di usia 20 tahun," ujar Dian Pelangi.

Desainer berlabel namanya itu pun berbagi cerita dari awal bertemu dan kenal dengan suaminya. "Kami dulu kenal di acara ESQ. Setelah PDKT salama dua minggu, ia nembak saya, langsung mau dijadikan istri," kata Dian.

Perempuan lulusan Esmod Jakarta itu pun melanjutkan, "Saya suruh Mas Tito (kini jadi suaminya) melamar langsung ke orang tua. Saya yakin jawaban terbaik datang dari orang tua," ujar Dian.

Orang tua Dian setuju untuk langsung menikah supaya tidak ada pacar-pacaran. "Tapi ternyata, kami harus melakukan penantian selama dua tahun," ujar Dian. Dalam waktu dua tahun itu tak ada status pacaran. "Kami malah banyak sharing, komunikasi tetap jalan. Malah kayak kakak-adik," ujar dia.

Ghaida Tsurayya dan Fitri Aulia juga memiliki pengalaman yang tak jauh beda. Keduanya menikah di usia 18 tahun, ketika mereka masih kuliah.

Alasan-alasan untuk takut nikah muda pun ditepis. Biasanya ada tiga alasan klasik yang menyebabkan perempuan takut untuk nikah muda. Yang pertama adalah belum merasa cukup secara materi. Yang kedua adalah belum ingin melepaskan kesendirian serta belum ingin mendapatkan tanggung jawab dan senantiasa ada orang lain yang menemani kita ke mana-mana. Dan yang terakhir, belum diberi jodoh.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/humaira/samara/14/01/20/mzmwxt-muslimah-jangan-takut-menikah-muda

Pengusaha Arab Saudi Ini Biayai Pernikahan TKI

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/pengusaha-arab-saudi-ini-biayai-pernikahan-tki.html
seksimemek ~Pengusaha Arab Saudi, Rashid Al Shallash membiayai pernikahan tenaga kerja Indonesia (TKI), Solikin Abu Ahmad. Bahkan, ia juga memberikan Solikin sebuah mobil sebagai hadiah pernikahan.

Solikin yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir Shallash, menikahi wanita yang juga pembantu rumah tangga pengusaha tersebut.

Menurut koran Arab News, selain membiayai pernikahan dan kado sebuah mobil, pengusaha muda itu juga membayar gaji selama satu tahun kepada Solikin. Tidak disebutkan nama dan asal negara mempelai perempuannya, namun Shallash juga memberi jaminan hadiah kepada istri Solikin.

Acara pernikahan itu digelar di Kota Buraidah dengan tradisi Arab Saudi. Pengusaha tersebut mengundang sejumlah tokoh masyarakat setempat, termasuk seorang ulama terkenal, Syeikh Salman Al Audah.

Syeikh Audah memuji sikap pengusaha tersebut yang mengambil inisiatif untuk memfasilitasi pernikahan pembantunya asal Indonesia. Suratkabar Ajil mengungkapkan, Syeikh Salman Audah dikenal sedang giat mengkampanyekan warga setempat untuk memperlakukan para pekerja warga asing secara baik-baik.

Beberapa ceramah kampanye bertema 'Wasm' (Keteladanan) itu juga diungguh ke media sosial YouTube. "Ini adalah sikap terpuji yang hendaknya diikuti warga lainnya yang mempekerjakan warga asing," katanya.

Dekan Institut Bisnis di Rabihg, Dr Abdel Ilah Saaty, yang juga menghadiri acara kenduri itu pun memuji sikap Shallash.

"Saya sangat gembira mendengar berita ini. Ini adalah sunnah (ajaran) Rasulullah SAW yang patut diteladani," ujarnya.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/14/01/21/mzq8b4-pengusaha-arab-saudi-biayai-pernikahan-tki

Penumpang Gelap di Roda Pesawat! Banyak Yang Tewas

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/berbagai-kisah-penumpang-gelap-di-roda-pesawat.htmlseksimemek ~ Benda-benda berlumur darah tiba-tiba jatuh dari langit Jeddah, Arab Saudi,  Ahad dini hari di awal Januari 2014.  Di perempatan Mushrefa,  benda-benda itu berceceran.  Pemandangan di perempatan itu sontak membuat siapa saja yang melihatnya ngeri.

Seorang saksi menelepon polisi pada pukul 2.30 pagi. “Saksi mengatakan potongan tubuh manusia jatuh di perempatan permukiman Mushrefa," kata juru bicara kepolisian Kota Laut Merah, Nawaf bin Naser al-Bouq, kepada Arab News.

Tidak diketahui pasti dari mana potongan tubuh itu jatuh. Namun, penyelidikan polisi memberikan kesimpulan potongan tubuh itu kemungkinan besar milik imigran ilegal yang nekat menumpang di roda pesawat.

Dugaan polisi itu cukup masuk akal. Soalnya cerita tubuh manusia tiba-tiba meluncur dari langit, dan jatuh berdebam di bumi, bukan hal baru.  Seorang pria kulit hitam, misalnya, jatuh dari langit dan tubuhnya menghantam mobil di Portman Avenue, Mortlake, daerah pinggiran London, Inggris pada September 2012 lalu.

Saking kerasnya menghantam bumi, potongan tubuhnya tersebar hingga radius 27 meter.

Di Inggris bahkan kejadian itu kerap berulang. Dua pekan sebelum kasus mayat di Portman Avenue, pria yang sudah jadi bangkai ditemukan di sistem pendaratan pesawat Boeing 747 di bandara Heathrow, London. Pesawat itu usai menuntaskan penerbangan 6.000 mil dari Cape Town, Afrika Selatan.

Tahun 2001, dua pemuda asal Kuba tewas di dekat bandara Gatwick, Inggris. Keduanya bernama Maikel Almira, 16, dan Alberto Rodriguez, 15, kehabisan oksigen dan kedinginan saat pesawat itu mencapai ketinggian.

Mereka memanfaatkan longgarnya pengamanan di bandara Havana. Dalam surat terakhir untuk ibunya, Almira mengatakan akan mencari kerja ke Amerika Serikat.  Sialnya, mereka salah naik pesawat.

Seharusnya mereka naik pesawat dari bandara di Havana menuju Miami, AS. Namun, mereka malah naik pesawat Boeing 777 milik maskapai British Airways yang terbang ke bandara Gatwick. Penerbangan itu memakan waktu delapan jam. Suhu di udara bisa mencapai -57 derajat celcius.

Menurut ahli forensik Colin Hunter-Craig, seperti dikutip Daily Mail, keduanya diduga mati hanya beberapa menit setelah pesawat tinggal landas. "Saya yakin mereka mati saat pesawat naik. Pesawat ini bisa mencapai ketinggian 37.000 kaki dalam 20 menit. Ini lebih tinggi dari gunung Everest," kata Hunter-Craig.

"Para pendaki memang ada yang mencapai Everest tanpa oksigen, tapi mereka naik perlahan sambil beradaptasi. Jika kau naik di ketinggian itu dengan cepat, seperti para pemuda ini, kau tidak bisa adaptasi. Mereka mati karena kekurangan oksigen atau hipoksia," lanjutnya lagi.

Di Rusia juga terjadi peristiwa sama. Juni 2013 lalu, staf Bandara Vnukovo di Moskow menemukan mayat di roda pesawat Airbus A-330, penerbangan dari Italia. Menurut penyelidikan, mayat itu sudah ada di situ selama empat hari, ikut terbang ke berbagai negara.

Pria itu diidentifikasi bernama Giorgio Abduladaze, usia 22 tahun asal Georgia. Penyidik menduga kuat, Abduladze tewas karena kedinginan di ketinggian. Saat "menumpang" atau tenar disebut “stowaway”, dia hanya mengenakan T-shirt dan celana pendek. Tak mempan menangkis dingin.

"Sepertinya pria itu mati karena udara dingin, kami menduga dia adalah penumpang gelap," ujar salah seorang penyidik, dilansir Russia Times.

Tahun 2009, insiden serupa terjadi di wilayah Timur Jauh, Rusia. Saat itu, mayat Filipp Yurchenko, 19, ditemukan meringkuk di bagian roda pesawat Boeing A320 milik Maskapai Vladivostok Avia. Otopsi menunjukkan, dia meninggal akibat kekurangan oksigen dan radang dingin akibat cuaca di ketinggian yang bisa mencapai -55 derajat celcius.

Banyak kasus juga terjadi di Amerika Serikat. Pada 2000 lalu, Badan Penerbangan Amerika Serikat (FAA) mengatakan ada 13 kasus tercatat di negara itu, hanya tiga yang selamat. Tahun 2001, ada enam orang berusaha masuk AS di roda pesawat, semuanya tewas. Tahun 2002, lima tewas dan seorang selamat.

Sejak 1947
Kasus-kasus di atas adalah sebagian kecil dari insiden penumpang gelap di roda pesawat. Menurut Dr Stephen Veronneau dari FAA, ada 96 orang yang menumpang 85 penerbangan untuk keluar negaranya sejak 1947. Hanya 23 orang yang selamat, atau sekitar 20,3 persen, 73 lainnya menemui ajal (lihat Infografik: Kisah Penantang Maut).

Amerika Serikat atau negara-negara Eropa menerapkan pengamanan lebih ketat di bandara mereka pasca serangan teror 9/11. Namun di sejumlah negara, bandara-bandara tidak memiliki pengamanan memadai, memungkinkan seseorang menyelinap masuk, dan memanjat roda pesawat.

Tentu, cara itu penuh risiko. Beberapa di antara mereka tewas karena tergencet roda pesawat, atau jatuh saat kompartemen roda terbuka. Sisanya tewas karena hypothermia atau radang dingin, hipoksia, dan acidosis -terbentuknya asam di cairan tubuh yang bisa menyebabkan koma atau kematian.

Kondisi yang ekstrem terjadi karena di kompartemen roda pendaratan yang sempit tempat mereka sembunyi tidak ada pemanas, pengatur tekanan udara atau oksigen.

Menurut para ahli, di ketinggian 18.000 kaki, hipoksia akan menyebabkan kelemahan, kejang, sakit kepala ringan dan gangguan penglihatan. Di ketinggian 22.000 kaki, penumpang gelap akan berjuang untuk tetap sadarkan diri, saat itu tingkat oksigen di darah mereka turun drastis. Di atas ketinggian 33.000 kaki, paru-paru membutuhkan tekanan buatan untuk berfungsi normal, jika tidak akan fatal.

Di ketinggian ekstrem, suhu bisa mencapai di bawah titik beku, sekitar -63 C. Kebanyakan yang bertahan dari situasi ini akan tidak sadarkan diri. Saat pintu kompartemen roda terbuka, mereka yang tertidur akan jatuh ke tanah dari ketinggian ribuan kaki di udara. Remuk menghantam tanah.

"Mereka mati akibat jatuh atau membeku. Ada ketidaktahuan yang fatal. Jika mereka tahu situasi apa yang akan mereka hadapi, mereka tidak akan melakukannya," kata ahli penerbangan, David Learmount, dari majalah Flight International, kepada BBC.

Selamat
Tapi kisah menumpang di roda pesawat tak selalu berakhir mengenaskan. Tahun 2010 lalu, seorang pemuda asal Rumania berhasil selamat dalam penerbangan selama 90 menit dari Wina menuju London. Pemuda 20 tahun ini berhasil selamat karena penerbangan itu singkat dan terbang di bawah ketinggian 25.000 kaki lantaran cuaca buruk 

Menurut polisi, pria itu ingin kerja di Inggris. Dia berhasil melompati pagar kawat di bandara Wina dan masuk ke kompartemen roda sebuah pesawat jet pribadi menuju Heathrow.

Pria itu dibiarkan bebas dan tidak didakwa. Karena Inggris dan Rumania sama-sama negara anggota Uni Eropa, maka warga bebas bepergian, dan bekerja di sesama negara anggota.

Kisah ajaib lainnya adalah selamatnya Fidel Maruhi, pria asal Tahiti, pada 2000 silam. Saat itu, dia terbang selama 7,5 jam dari Papeete ke Los Angeles, Amerika Serikat. Saat ditemukan di kompartemen roda, dia tidak sadarkan diri dan kondisi tubuhnya enam derajat di bawah normal.

Maruhi mengaku tidak tahu apa yang terjadi saat penerbangan, karena pingsan sesaat setelah tinggal landas. Dia dikembalikan ke Tahiti setelah kalah di pengadilan.

Desember 2003, seorang warga Kuba bernama Victor Alvarez Molina juga berhasil selamat. Dia terbang dari Havana menuju Montreal, Kanada. Dia ditemukan dalam kondisi hypothermia, kedinginan luar biasa, dalam penerbangan empat jam tersebut.

Keberuntungan masih menyertainya. Dia selamat karena ada kebocoran pada pipa kompartemen, mengalirkan udara hangat. Selain itu, pipa ini juga jadi pegangannya ketika pintu kompartemen terbuka. Tidak seperti Maruhi, Molina berhasil mendapatkan status pengungsi, dan akan memboyong seluruh keluarganya ke Kanada.

Beberapa dari penumpang gelap ini nekat melakukannya hanya untuk senang-senang, mencari ketegangan. Contohnya pada 2010, Delvonte Tisdale, 16, yang ditemukan tewas pada penerbangan dari Charlotte, North Carolina, menuju bandara Logan, Boston, menumpang pesawat Boeing 737 milik US Airways.

Tapi umumnya para penumpang gelap di roda pesawat adalah mereka dari negara miskin atau berkembang. Tujuan mereka adalah Eropa atau Amerika Utara. Motivasinya pun beragam. Mulai dari menghindari hukuman di negara asal, atau mencari penghidupan lebih baik di Barat.

"Kami tidak tahu apa alasan khusus dari mereka, tapi berdasarkan studi kami dengan para pengungsi, mereka kadang terpaksa mengambil langkah ekstrem demi kabur dari negaranya," kata Deborah Harris, kepala operasi lembaga Refugee Council, dikutip dari BBC.

"Dalam situasi konflik, mereka kadang harus meninggalkan rumah secepatnya, dan tidak punya uang serta harta benda. Jadi mereka mengambil langkah putus asa demi bisa kabur," ujarnya. (np)

Sumber: http://us.sorot.news.viva.co.id/news/read/474109-penumpang-gelap-di-roda-pesawat

Kisah Orang Indonesia Yang Selamat Nyelinap di Roda Pesawat

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/kisah-orang-indonesia-yang-selamat-nyelinap-di-roda-pesawat.htmlseksimemek ~ Mulus mendarat. Rabu 18 Februari 1981 itu,  Kemayoran masih pagi. Pukul delapan lebih 30 menit. Empat puluh penumpang bersiap keluar dari tubuh pesawat Mandala itu. Lalu tiba-tiba heboh. Buang Budiyono, seorang petugas Apron Movement Control, menemukan kaki menjulur. Dari bagian belakang ruang roda pesawat.

Astaga! Semua terkejut. Para penumpung bergegas. Berkerumun di bagian belakang pesawat. Sang pilot, Kapten Guritno, juga ke situ. Sejumlah petugas mengeluarkan seorang pria dari ruang roda itu. Dia berpakaian lusuh. Tubuh lemas. Tapi dia masih bernafas. Lelaki ini selamat, dengan daftar penderitaan yang membuat kita meriang.

Kedua kaki luka berat. Nyaris busuk. Tubuhnya hitam legam seperti diserbu asap hitam. Tubuh itu dibaluri oli. Ada darah mengental yang membekas di celana. Juga luka bekas gigitan di salah satu pangkal paha. Lelaki itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta Pusat.

Besoknya, berita tentang pria bernyali “gila” itu ramai di media massa. Namanya Tarsono. Asal Semarang. Terbang ke Jakarta dengan cara nyaris bunuh diri. Menekuk tubuh di ruang roda pesawat. Semula dia mengaku sebagai petani. Dari sebuah kelurahan di Jawa Tengah.

Setelah ditelusuri alamat yang disodorkan itu palsu belaka. Setelah dicari-cari, polisi kemudian menyebutkan Tarsono adalah seorang gelandangan dari Pasar Bulu di Semarang.

Mustahil Tapi Nyata

Nyali gila Tarsono ramai dibicarakan orang banyak. Lengkap dengan daftar pertanyaan, yang mungkin cuma dia yang tahu jawabannya. Bagaimana dia masuk. Bagaimana nyawanya bisa selamat. Bagaimana bertahan hidup di ketinggian 12 ribu kaki tanpa perlindungan.  Selama sekitar 1,5 jam. Pesawat itu lepas landas dari  Bandara Ahmad Yani Semarang, pukul 7 pagi. Mendarat di Jakarta pukul 8 lebih 30 menit.

Ruang dia bersembunyi juga sungguh sempit. Sejumlah media massa saat itu menulis, ruang itu hanya berukuran sekitar satu meter kubik. Rongga roda yang menjadi “pintu masuk” ke ruang sempit itu juga cuma selebar 30 senti.

Lalu bagaimana dia masuk? Ini tentu pertanyaan banyak orang. Tarsono, begitu dugaan saat itu, masuk dengan cara menginjak backstay atau alat penyangga roda pesawat. Alat itu membentuk siku terhadap strut, yang juga berhubungan dengan roda.

Demi melewati rongga sepanjang penggaris normal yang pas dengan tubuhnya, ia berpegangan pada post dan hydraulic jack, yang berada di langit-langit saat roda dalam posisi mendarat.

Ketika pesawat melayang dan perlengkapan mekanis roda masuk, tubuh Tarsono yang setinggi 1,65 meter tertekuk. Ia berada dalam posisi “mati”. Kepalanya akan tertindih hydraulic jack dan pantatnya terhimpit pada dinding rangka pesawat. Tangannya mungkin berpegangan pada post.
“Waktu saya duduk tiba-tiba seperti ada yang mendorong. Rasanya seperti ditekuk,” begitu kisah Tarsono saat itu, sebagaimana ditulis sejumlah media massa.

Terbang dengan cara Tarsono ini tentulah  super sengsara. Ketika mesin pesawat menderu, suhu mesin bisa mencapai 730 derajat selsius. Dari pipa pembuangan pembakaran, suhunya 300 derajat selsius. Beruntung ada pembatas panas. Pembatas itu ada di antara ruang mesin dan ruang roda, sehingga panas bisa ditekan ke bawah bilangan 100 derajat selsius.

Begitu hendak lepas landas, putaran mesin turbin menunjukkan 15 ribu rpm. Angka itu menurun jadi 14 ribu rpm saat pesawat sudah dalam posisi melayang. Tapi suaranya tetap bisa membuat telinga kita sepi selamanya.

Jadi silahkan membayangkan  bagaimana Tarsono bertahan dalam kondisi itu. Seorang pilot senior yang diwawancara media saat itu, menjelaskan bahwa kemungkinan Tarsono sempat jatuh pingsan. Lantaran tubuhnya tertekan ruang yang begitu sempit, ia tak meluncur ke bumi. Ruang gerak Tarsono mungkin sedikit lega saat roda mulai terjulur.

Tapi roda menjulur itu baru terjadi di sekitar wilayah Bekasi, yang jaraknya tiga menit atau 8 mil dari Kemayoran. Selebihnya, dia meringkuk di ruang sempit penuh derita itu.

Kisah Dikejar anjing

Lalu mengapa dia nekat masuk ke situ. Sudah lama, begitu pengakuan Tarsono yang ditulis media massa saat itu, ingin menumpang pesawat ke Jakarta. Apa daya uang tak punya. Sebelum ke Semarang, ia tinggal bersama ayahnya di Jombang, Jawa Timur. Pernah menjadi pencari kayu dengan upah Rp300 per hari. Demi penghasilan lebih, dia lalu berangkat ke Semarang. Berangkat tanpa tujuan, akhirnya terdampar menjadi gelandangan.

Ingin menumpang pesawat ke Jakarta itu belum tentu menjadi alasan Tarsono nekat dengan nyali “gila” itu. Soalnya, kepada petugas medis yang memeriksa dia mengaku, bersembunyi di ruang roda pesawat karena dikejar anjing. Luka bekas gigitan di pangkal paha tadi, adalah bukti yang disodorkan Tarsono. “Rasanya seperti ada yang mengejar, mungkin anjing. Saya takut sekali,” begitu katanya.

Kapan dan bagaimana dia masuk? Nyaris belum ada jawaban pasti. Yang berkembang adalah dugaan. Tarsono diduga menyelinap ke ruang ronga pesawat sekitar pukul 5 pagi. Mungkin berbaur dengan para petugas yang mulai ramai. Tapi jika dugaan  ini benar, saat itu sekitar 10 petugas keamanan bersiaga. Bagaimana dia bisa lolos?

Lalu berkembang pula dugaan bahwa ia datang tengah malam saat pengamanan belum begitu ketat. Di bagian Tenggara pangkalan udara, ada persawahan dan kereta api. Memang dipisahkan kawat berduri, tapi jika bisa masuk dari situ, hanya butuh waktu sekitar satu menit mencapai pesawat.

Jika itu benar, maka yang menjadi teka-teki, mengapa petugas tidak melihat Tarsono saat mengecek kondisi pesawat. Lalu ada pula dugaan begini: mungkin ia baru masuk saat pesawat akan lepas landas. Jika dugaan itu benar,  itu artinya Tarsono hanya punya waktu sekitar satu menit untuk masuk dan 28 detik untuk melipat tubuh. Luar biasa memang.

Dugaan mana yang benar, memang belum terjawab. Sebab sejak mendarat  di Kemayoran itu Tarsono seperti hilang ingatan. Menurut polisi, bicaranya rada ngawur. Sehari setelah mendarat dengan selamat itu, ia dipulangkan ke Semarang. Dirawat di RSUD Dr Kariadi. Dan Selasa, 24 Februari 1981,  hasil pemeriksaan dokter menyebutkan Tarsono ternyata mengalami gangguan jiwa fungsional.

Nyali Dua Remaja

Enam belas tahun setelah aksi edan Tarsono. Dua remaja ini ditemukan mengigil di ruang roda Garuda Airbus A300-B4. Terbang dari Medan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Manto Manurung dan Siswandi Nurdin Simatupang, sontak mengejutkan khayalak ramai. 

Pada Selasa 23 September 1997 itu, pesawat dengan 149 penumpang ini lepas landas pukul 7 lebih 30 menit. Mendarat di Jakarta pukul 9 lebih 47 menit. Dua jam lebih di langit.

Seperti kisah Tarsono, Manto dan Siswandi ditemukan pertama kali oleh petugas yang hendak memasang chock pada roda depan pesawat. Ada sebagian baju yang menyembul dari ruang roda depan itu. Setelah diperiksa, ternyata ada dua remaja tanggung melipat tubuh di sana.

Manto ditemukan dalam kondisi lemah. Kaki kanan remaja setinggi 1,5 meter itu cedera. Pergelangan tangan kiri terluka. Sedang Siswandi, yang tingginya 1,65 meter seperti Tarsono, lebih bugar. Hanya tangan kanan sedikit lecet.

Salah satu dari mereka baru berhasil dikeluarkan pukul 10 lebih 30 menit. Ruang roda yang begitu sempit menyulitkan para petugas.

Banyak orang tercengang. Bagaimana dua remaja itu bisa selamat. Mereka bisa saja tergencet roda,  yang saat masuk ke ruang penyimpanan berputar dan amat panas. Mereka juga harus bertahan dengan suhu minus 50 derajat selsius selama pesawat melayang di ketinggian 30 ribu kaki.

Apalagi, ruang persembunyian itu tidak bertekanan seperti kabin penumpang. Dibanding kasus Tarsono, ruang roda tempat Manto dan Siswandi melipat tubuh memang sedikit lebih luas. Ruang itu juga jauh lebih dingin. Itu sebabnya mereka mengigil. Salah satunya bahkan pingsan.

Modal nekat

Tidak seperti Tarsono,  yang melantur dan mengaku  dikejar anjing,  Manto dan Siswandi memang sudah merencanakan aksi ini. Rencana itu tercetus pukul 10 malam, pada Senin 22 September 1997. Mereka mematangkan rencana “gila” ini di kamar kos Siswandi.

Setelah dirasa cukup matang, mereka bergegas ke bandara Polonia. Hari masih gelap. Pukul 3 pagi. Menyelinap lewat parit. Lokasinya tak jauh dari landasan pacu. Dari parit itulah mereka mengendap ke ruang roda pesawat.

Semula mereka berempat. Namun, dua temannya lebih rasional. Memutuskan tinggal. Hanya Manto dan Siswandi yang main “seruduk”.

Menurut Pujobroto, Pelaksana Harian Dinas Hubungan Bisnis Garuda Indonesia Airlines keduanya bertahan di “tempat persembunyian” selama kurang lebih 4,5 jam. Pukul 4 lebih 30 menit, teknisi memeriksa pesawat dan menyatakannya dalam kondisi baik. Tiga jam kemudian pesawat lepas landas.

Siswandi berkisah bahwa dia sempat sesak napas saat pesawat melayang di langit. Mungkin karena kekurangan oksigen. Lalu dia tertidur.  “Tidurnya ya jongkok,” katanya, sebagaimana ditulis media massa saat itu. Sementara Manto, masih terus membuka mata.

Saat ditemukan, mereka sama sekali tak membawa kartu identitas. Beruntung Siswandi tak selemah Manto.  Sehingga masih bisa menyebutkan nama sekolah dan alamat orang tuanya di Batangkuis, Deliserdang. Siswandi mengaku, nekat terbang dengan cara berbahaya ini  karena sering bolos sekolah dan takut dikeluarkan.

Menurut kedua orang tuanya, Siswandi memang bandel. Setelah tamat SMTP akhir tahun 1996, ia sempat dimasukkan pesantren di Garut, Jawa Barat. Namun hanya lima bulan, karena Siswandi kemudian kabur entah ke mana. Kabarnya, ia pernah menjadi kernet truk.

Awal tahun 1997, ia kembali pulang dan mengaku salah. Siswandi yang siap melanjutkan sekolah, didaftarkan ke tempat studi pilihannya sendiri: SMU Negeri 1 Deliserdang. Tak disangka, di sana ia tetap sering bolos. Dan akhirnya nekat ke Jakarta, dengan cara mengaduk nyali.

Sumber: http://us.sorot.news.viva.co.id/news/read/474114-nyali-gila-dari-langit

DITOLONGIN, Difitnah Nyerang Orang, Akhirnya PENOLONG Bunuh Diri

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/ditolongin-difitnah-nyerang-orang-akhinya-penolong-bunuh-diri.html
seksimemek ~ Mengenaskan! Menolong kakek-kakek yang pingsan di tengah jalan, seorang pria di China justru difitnah sebagai pelaku yang menyerang kakek tersebut dan diminta membayar uang ganti rugi. Tidak tahan difitnah, pria ini akhirnya tewas bunuh diri.

Kasus ini memicu perdebatan publik setempat karena orang baik yang berniat membantu justru menjadi pihak yang disalahkan dan menghadapi persoalan finansial besar. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (8/1/2014).

Wu Welqing (46) yang berasal dari Dongyuan, Provinsi Guangdong tengah mengendarai motornya pada malam Tahun Baru lalu ketika dia melihat seorang pria lanjut usia tergeletak di pinggir jalan. Wu kemudian membawa pria tersebut ke klinik setempat. Menurut istri Wu, sang suami membayar biaya perawatan pria tersebut sebesar 3.500 yuan atau setara Rp 7 juta.

"Suami saya tidak pernah membayangkan bahwa pria tua tersebut dan keluarganya akan berbalik dan bersikeras bahwa dia (Wu-red) yang telah menyerangnya dan menuntut agar kami membayar ratusan ribu yuan sebagai ganti rugi," jelasnya.

Anak perempuan Wu menuturkan, sang ayah memberitahu teman dan keluarganya bahwa keluarga pria lanjut usia tersebut meminta jumlah ganti rugi yang sangat besar dengan dalih sebagai biaya medis.

"Ayah memanggil saya dan mengatakan bahwa dia tidak ingin mati, bahwa dia diburu sampai mati. Dia merasa kesal karena dirinya dimintai uang oleh pria tua yang ditolongnya dan dia pikir lebih baik mati untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah daripada keluarganya ikut diseret-seret," tuturnya.

Dalam pesan terakhirnya, Wu memberikan instruksi pemakamannya. Beberapa jam kemudian, jasad Wu ditemukan mengapung di sebuah kolam setempat.

Menanggapi hal ini, pihak keluarga pria lanjut usia tersebut membantah telah meminta ganti rugi dalam jumlah besar. Namun kepada media setempat, mereka bersikeras bahwa Wu yang telah menyerang ayah mereka.

Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan atas insiden ini.

Sumber: http://news.detik.com/read/2014/01/08/161211/2461910/1148/pria-china-bunuh-diri-karena-difitnah-usai-menolong-orang-pingsan?nd771104bcj

Kisah Pria Yang Selamat Setelah Terapung 60 Jam di Lautan

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/kisah-pria-yang-selamat-setelah-terapung-60-jam-di-lautan.html
seksimemek ~ Ajaib! Seorang pria Taiwan berhasil selamat setelah 60 jam terapung-apung di lautan ganas di wilayah pantai timur Taiwan. Pria yang tak bisa berenang itu hanya berpegangan pada tutup peti kayu yang mengambang.

Tseng Lien-fa tengah mencari belut di pantai di wilayah Hualien pada Jumat, 3 Januari lalu ketika dia terseret ombak ganas yang tiba-tiba menerjang.

"Saya bisa bertahan saat gelombang pertama menerjang saya di bagian dada, namun saya kewalahan oleh gelombang kedua yang lebih besar," kata pria berumur 42 tahun itu kepada media lokal, United Daily News dan dilansir AFP, Senin (6/1/2013).

Tseng berhasil meraih sebuah tutup peti mati terbuat dari kayu yang mengambang di dekatnya. Dia terus berpegangan pada benda tersebut hingga Minggu, 5 Januari. Entah bagaimana tutup peti mati itu berada di lautan ganas tersebut.

"Pada tutup peti itu saya terapung-apung... selama waktu itu saya berharap saya akan diselamatkan oleh kapal apapun yang lewat," tutur Tseng.

Gelombang dahsyat kemudian membawanya ke pantai di wilayah Taitung, sekitar 75 kilometer dari tempat awal sebelum dirinya terseret ombak. Para petugas penjaga pantai yang dikerahkan untuk mencari Tseng akhirnya menemukan pria itu terbaring di pantai pada Minggu (5/1) sore.

Menurut dokter, Tseng menderita dehidrasi ringan dan mengalami nyeri pada kedua lengannya akibat rendaman air laut.

"Mengingat fakta bahwa dia tidak makan atau minum apapun ketika terapung-apung di lautan selama 60 jam dan dia tetap sadarkan diri, yang bisa saya katakan tentang dia adalah bahwa ini keajaiban," cetus Chen Tien-su, dokter di rumah sakit Hualien yang merawat Tseng.

Sumber: http://news.detik.com/read/2014/01/06/170001/2459608/1148/ajaib-pria-taiwan-selamat-setelah-60-jam-terapung-di-lautan?nd771104bcj

Jatuh dari Sepeda, Pemuda Ini Ereksi 7 Pekan

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/jatuh-dari-sepeda-pemuda-ini-ereksi-7-pekan.htmlseksimemek ~ Seorang pemuda Irlandia berusia 22 tahun belum lama ini mengalami kecelakaan saat menaiki sepedanya. Saat itu, dia terjatuh dan menimpa sepedanya sendiri.

Seusai terjatuh, pemuda ini mengalami memar-memar di sebagian tubuhnya, termasuk di penisnya. Namun, memar-memar itu hilang beberapa hari setelah kecelakaan tersebut.

Celakanya, lima pekan selanjutnya pemuda ini mengalami kondisi yang tak menyenangkan. Selama lima pekan itu, dia mengalami ereksi, yang mengakibatkan dia harus memberanikan diri menemui dokter di Rumah Sakit Tallaght, Dublin.

Pemuda itu mengalami kondisi yang sedemikian unik sehingga "penderitaannya" dimuat dalam jurnal kedokteran Irlandia edisi Januari.

Di rumah sakit, pada mulanya dokter mencoba menangani masalah ini secara "manual". Awalnya usaha ini berhasil, tetapi tak lama kemudian ereksi itu muncul kembali.

Upaya lain selama dua pekan selanjutnya juga tak membuahkan hasil sehingga secara total pemuda yang tak disebutkan identitasnya itu mengalami ereksi selama tujuh pekan.

Para dokter akhirnya bisa mulai mengurangi "level" ereksi pemuda itu setelah melakukan proses yang menggunakan gel dan gulungan platinum yang diletakkan di antara sebuah pembuluh arteri dan vena untuk melancarkan aliran darah ke organ vital pemuda itu.

"Kami gembira upaya ini berhasil. Masa-masa ini sangat penuh kekhawatiran bagi pasien muda kami," kata Dr Ronan Browne kepada harian The Irish Independent, Selasa (14/1/2013).

Browne mengakui proses yang dilakukan untuk menyembuhkan pemuda itu memang memiliki risiko menyebabkan impoten. Namun, level risikonya jauh lebih kecil ketimbang menggunakan prosedur lainnya.

Sumber: http://internasional.kompas.com/read/2014/01/15/2145027/Akibat.Jatuh.dari.Sepeda.Pemuda.Ini.Ereksi.7.Pekan

Bos Ini Jual Restorannya Untuk Biayai Tumor Pegawainya

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/bos-ini-jual-restorannya-untuk-biayai-tumor-pegawainya.htmlseksimemek ~Begitu mulianya hati bos pemilik Kaiserhof Restaurant dan Wunderbar di Montgomery, Texas, AS. Ia rela menjual salah satu perusahaan keluarganya yang telah dikelola selama 17 tahun, demi memberikan dana untuk pengobatan pegawainya yang sakit tumor.

Pernahkah Anda melihat bos seperti itu? ibarat pepatah, mungkin hanya ada satu diantara 1.000.

Adalah De Beyer sang pemilik restoran seluas 6.000 kaki persegi nan berhati mulia itu. Sementara karyawan yang beruntung yang mendapatkan biaya pengobatan tumor dari bosnya bernama Brittany Mathis.

Usia Brittany masih belia, baru 19 tahun. Namun ia menderita tumor yang sulit diobati karena keterbatasan keuangan.

Awalnya Brittany terlihat seperti gadis sehat biasa, tetapi lama-kelamaan penyakit tumor yang dideritanya semakin parah dan membuat kondisi kesehatannya menurun drastis.

Brittany pun mulai mengalami ruam pada bagian kaki. "Aku pergi ke rumah sakit dan mengetahui bahwa ruam itu adalah pembekuan darahku," katanya.

"Jadi, mereka ingin aku agar dirawat dan melakukan CAT scan serta MRI. Hari berikutnya, mereka datang dan bilang aku punya tumor," tutur Brittany.

Sayangnya, Brittany tidak punya uang bahkan untuk sekedar menguji apakah tumor yang menderanya ganas atau jinak. Dia juga tidak punya asuransi, dan belum mendaftar untuk ikut layanan kesehatan dengan biaya terjangkau.

Usut punya usut, ternyata keluarganya Brittany memang memiliki riwayat penyakit serupa. Ayah Brittany, John Mathis, menderita tumor otak pada tahun 2000. Tak ada yang tahu tentang hal itu, hingga sang ayah tak berdaya dan meninggal.

"Keluarga ini benar-benar bekerja keras, mereka berjuang keras di masa lalu dan tidak pernah meminta pertolongan. Mereka bahkan tidak meminta siapa pun untuk membantu. Aku tidak bisa hanya diam dan tak melakukan apa-apa. Aku harus melakukan sesuatu," jelas De Beyer.

Apalagi, sambung De Beyer, ibu dan adik Brittany juga bekerja di restoran itu.

Mendapati bantuan dari si bos, keluarga Brittany pun tak menyangka. Mereka sangat bersyukur.

"Aku benar-benar berpikir itu adalah berkah yang luar biasa, dan tak cukkup membalasnya hanya dengan ucapan terimakasih kepadanya (De Beyer) dan keluarganya. Aku tak pernah berpikir ada orang yang akan melakukan itu, dan dia melakukannya. Itu membuatku benar-benar merasa bahagia," pungkas Brittany. (Tnt/Ein)

Sumber: http://news.liputan6.com/read/797769/berhati-mulia-bos-rela-jual-restoran-biayai-pegawai-sakit-tumor

Kisah Nina, Dosen Unair Yang Jadi Mualaf

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/kisah-nina-dosen-unair-yang-jadi-mualaf.html
seksimemek ~Perempuan yang menjadi dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya ini terbilang ramah. Terlebih dengan usianya yang sudah di kepala lima. Jilbab yang membalut kepalanya mengukuhkan dia sebagai Muslimah. Hanya, tak banyak yang tahu jika Nina - sapaan akrabnya - bukan terlahir sebagai Muslimah.

Masa kecil Indah Purnamawati dipenuhi dengan dogma agama. Kehidupan keluarga yang taat pada ajaran Katolik membuat imannya mantap. Hanya, rasa ingin tahu terhadap Islam timbul pada diri Indah yang membuat jalan hidupnya berubah selamanya.

Perempuan yang akrab disapa Nina ini terlahir sebagai Katolik. Sejak TK hingga SMP, ia selalu mengenyam pendidikan di sekolah Katolik. Ketika duduk di bangku SMA, ia bersekolah di SMA negeri. Saat itu, matanya terbuka, ternyata ia hidup menjadi minoritas di antara banyak kawannya yang Muslim.

Saat menghadapi syok karena melihat kebiasaan baru agama lain, ia sering penasaran. Misalnya, ia melihat ada temannya yang membawa mukena ke sekolah dan mengetahui apa saja ibadah wajib yang harus dilakukan oleh umat Islam. “Saya dulu melihat, kok Islam itu ribet banget, ya,” ujarnya kepada RoL, pekan lalu.

Ia juga dekat dengan lelaki Muslim, yang kemudian menjadi kekasihnya kala itu. Pria ini selalu mengiringnya agar ia masuk menjadi Muslim. “Saya tidak suka dengan cara seperti ini sehingga saat itu saya jadi benci setengah mati dengan Islam,” katanya.

Namun, saat duduk di kelas dua SMA, ia justru mulai tertarik dengan Islam. Rasa penasarannya yang sangat tinggi membuatnya banyak belajar hal baru dan informasi-informasi mengenai Islam. “Bahkan, saya iseng-iseng ikut pelajaran agama Islam juga,” ujarnya.

Saat itu, ketika datang waktu ulangan pelajaran agama Islam, ia harus mencontek juga belajar menghafal mati-matian agar tidak terlalu jelek nilainya. Ketika masa kuliah, ia semakin dekat dengan Islam. Teman indekos sekamarnya Muslim yang taat dan banyak mempunyai buku agama yang menarik perhatiannya. “Awalnya ngumpet-ngumpet baca buku agama teman saya ini dan lama-lama tertarik,” kata Nina.

Banyak pengetahuan baru yang didapatnya ketika mempelajari Islam. Salah satunya adalah kenyataan Allah itu bersifat esa dan tidak diperanakkan. Setelah banyak membaca buku agama  Islam, rasa ingin tahunya semakin besar. Ia akhirnya berani membuka Alquran yang di dalamnya ada terjemahannya. “Melihat bahasanya, saya nggak ngerti sama sekali,” ujarnya.

Namun,  ia tidak menyerah. Ia terus membuka Alquran dan membaca buku-buku agama. Melalui proses yang panjang, Nina akhirnya merasakan mendapatkan hidayah. Hingga ia minta diajarkan shalat oleh teman. Pada 1983, ia akhirnya mantap mengucapkan syahadat di depan teman-teman juga ustaz yang membimbingnya.

Awalnya, Nina menyembunyikan identitas barunya sebagai Muslim apalagi di depan keluarga. Karena, ia tahu keluarganya adalah penganut Katolik yang taat. Suatu hari, keluarganya akhirnya mengetahui juga. Saat itu, orang tuanya melihat ia sedang shalat. Ia pun kemudian dimarahi habis-habisan oleh bapaknya. “Saat dimarahi itu, saya ya diam saja terus,” katanya.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/14/01/10/mz5opa-kisah-mualaf-nina-benci-yang-menjadi-cinta