Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Modal YouTube, Gadis 18 Tahun Ini Menjadi Jutawan

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/modal-youtube-gadis-18-tahun-ini.menjadi-jutawan.htmlseksimemek ~ Bethany Mota, remaja 18 tahun asal California ini sekilas tampak seperti remaja pada umumnya. Namun, tak ada yang menyangka bahwa dia begitu istimewa.

Dikutip dari laman Business Insider, Senin 20 Januari 2014, publik menyebutnya sebagai 'dewi' media sosial dan menjadi ikon fashion. Subscribe videonya di YouTube memiliki pengikut 4,8 juta orang, melebihi followers aktris Lady Gaga.

Bukan hanya di YouTube, di Instagram, jumlah pengikutnya mencapai 2,2 juta orang, itu lebih banyak dari pengikut Vogue, Elle, Marie Claire, Glamour, dan Cosmopolitan jika digabung.

Akun Twitternya juga diikuti oleh 1,15 juta pengikut. Sebenarnya apa yang menarik dari remaja 18 tahun ini?
http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/modal-youtube-gadis-18-tahun-ini.menjadi-jutawan.html


Mota, baru saja lulus dari sekolah tinggi tahun lalu dan masih tinggal bersama orang tuanya di California Utara. Mota rupanya hobi mengunggah video hasil belanja barang-barang fashion yang ia beli.

Videonya dikenal sebagai 'haul channel'. Padahal video yang dia unggah benar-benar sederhana, tidak ada stylist, tidak ada editor, dan tidak ada model seperti fashion show. Hanya ada remaja di kamarnya dengan tumpukan tas belanja.

Mota memadupadankan busana, berkreasi dengan tatanan rambut dan make up, serta mendekor kamarnya dengan cantik.

Video terbaru yang ia unggah memiliki 600.000 viewers. Di video itu, Mota memamerkan serangkaian blus, aksesoris rambut, produk-produk kecantikan, dan gaun bunga matahari.

"Saya suka bunga matahari, itu salah satu bunga favorit saya," begitu ujarnya.

Setiap busana atau aksesoris yang dibelinya dan diposting ke YouTube langsung menjadi tren. Bagi jutaan followersnya tersebut, apapun yang ia kenakan adalah fashion yang paling modis.

Dia menjelaskan hobinya memposting video di YouTube bermula saat ia melakukan perlawanan atas kenakalan temannya di sekolah.

"Saya tidak ingin berbicara dengan siapa pun. Saya tidak ingin meninggalkan rumah," ujarnya.

Dia kemudian menjadikan YouTube sebagai etalase dirinya untuk menjadi diri sendiri dan tidak khawatir dengan bullying teman-teman sekolahnya.

Video pertama Mota diunggah pada Juni 2009. Sejak saat itu dia kemudian membintangi ratusan video.
Bethany Mota
Berbelanja fashion menjadi tema utama video yang diunggahnya. Dia menjadi duta beberapa produk fashion seperti Forever 21, Urban Outfitters, H&M, dan Aeropostale serta outlet milik fansnya.

Mota menolak menjelaskan berapa penghasilannya dengan memposting video di YouTube. Tetapi, dari sumber yang memang akrab dengan iklan di YouTube, diperkirakan Mota bisa mendapatkan US$40.000 per bulan dari video yang ia unggah sendiri.

Namun, Mota ternyata bukan remaja yang humble dan pandai bergaul, Mota menggambarkan dirinya hanya orang rumahan.

"Setiap kali punya waktu luang, saya lebih suka berbaring di kamar dan menonton video YouTube atau menonton film," katanya. (eh)

Sumber: http://us.bisnis.news.viva.co.id/news/read/474673-hobi-posting-video-di-youtube--gadis-18-tahun-ini-menjadi-jutawan

Pengusaha Arab Saudi Ini Biayai Pernikahan TKI

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/pengusaha-arab-saudi-ini-biayai-pernikahan-tki.html
seksimemek ~Pengusaha Arab Saudi, Rashid Al Shallash membiayai pernikahan tenaga kerja Indonesia (TKI), Solikin Abu Ahmad. Bahkan, ia juga memberikan Solikin sebuah mobil sebagai hadiah pernikahan.

Solikin yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir Shallash, menikahi wanita yang juga pembantu rumah tangga pengusaha tersebut.

Menurut koran Arab News, selain membiayai pernikahan dan kado sebuah mobil, pengusaha muda itu juga membayar gaji selama satu tahun kepada Solikin. Tidak disebutkan nama dan asal negara mempelai perempuannya, namun Shallash juga memberi jaminan hadiah kepada istri Solikin.

Acara pernikahan itu digelar di Kota Buraidah dengan tradisi Arab Saudi. Pengusaha tersebut mengundang sejumlah tokoh masyarakat setempat, termasuk seorang ulama terkenal, Syeikh Salman Al Audah.

Syeikh Audah memuji sikap pengusaha tersebut yang mengambil inisiatif untuk memfasilitasi pernikahan pembantunya asal Indonesia. Suratkabar Ajil mengungkapkan, Syeikh Salman Audah dikenal sedang giat mengkampanyekan warga setempat untuk memperlakukan para pekerja warga asing secara baik-baik.

Beberapa ceramah kampanye bertema 'Wasm' (Keteladanan) itu juga diungguh ke media sosial YouTube. "Ini adalah sikap terpuji yang hendaknya diikuti warga lainnya yang mempekerjakan warga asing," katanya.

Dekan Institut Bisnis di Rabihg, Dr Abdel Ilah Saaty, yang juga menghadiri acara kenduri itu pun memuji sikap Shallash.

"Saya sangat gembira mendengar berita ini. Ini adalah sunnah (ajaran) Rasulullah SAW yang patut diteladani," ujarnya.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/14/01/21/mzq8b4-pengusaha-arab-saudi-biayai-pernikahan-tki

Bos Ini Jual Restorannya Untuk Biayai Tumor Pegawainya

http://seksimemek.blogspot.com/2014/01/bos-ini-jual-restorannya-untuk-biayai-tumor-pegawainya.htmlseksimemek ~Begitu mulianya hati bos pemilik Kaiserhof Restaurant dan Wunderbar di Montgomery, Texas, AS. Ia rela menjual salah satu perusahaan keluarganya yang telah dikelola selama 17 tahun, demi memberikan dana untuk pengobatan pegawainya yang sakit tumor.

Pernahkah Anda melihat bos seperti itu? ibarat pepatah, mungkin hanya ada satu diantara 1.000.

Adalah De Beyer sang pemilik restoran seluas 6.000 kaki persegi nan berhati mulia itu. Sementara karyawan yang beruntung yang mendapatkan biaya pengobatan tumor dari bosnya bernama Brittany Mathis.

Usia Brittany masih belia, baru 19 tahun. Namun ia menderita tumor yang sulit diobati karena keterbatasan keuangan.

Awalnya Brittany terlihat seperti gadis sehat biasa, tetapi lama-kelamaan penyakit tumor yang dideritanya semakin parah dan membuat kondisi kesehatannya menurun drastis.

Brittany pun mulai mengalami ruam pada bagian kaki. "Aku pergi ke rumah sakit dan mengetahui bahwa ruam itu adalah pembekuan darahku," katanya.

"Jadi, mereka ingin aku agar dirawat dan melakukan CAT scan serta MRI. Hari berikutnya, mereka datang dan bilang aku punya tumor," tutur Brittany.

Sayangnya, Brittany tidak punya uang bahkan untuk sekedar menguji apakah tumor yang menderanya ganas atau jinak. Dia juga tidak punya asuransi, dan belum mendaftar untuk ikut layanan kesehatan dengan biaya terjangkau.

Usut punya usut, ternyata keluarganya Brittany memang memiliki riwayat penyakit serupa. Ayah Brittany, John Mathis, menderita tumor otak pada tahun 2000. Tak ada yang tahu tentang hal itu, hingga sang ayah tak berdaya dan meninggal.

"Keluarga ini benar-benar bekerja keras, mereka berjuang keras di masa lalu dan tidak pernah meminta pertolongan. Mereka bahkan tidak meminta siapa pun untuk membantu. Aku tidak bisa hanya diam dan tak melakukan apa-apa. Aku harus melakukan sesuatu," jelas De Beyer.

Apalagi, sambung De Beyer, ibu dan adik Brittany juga bekerja di restoran itu.

Mendapati bantuan dari si bos, keluarga Brittany pun tak menyangka. Mereka sangat bersyukur.

"Aku benar-benar berpikir itu adalah berkah yang luar biasa, dan tak cukkup membalasnya hanya dengan ucapan terimakasih kepadanya (De Beyer) dan keluarganya. Aku tak pernah berpikir ada orang yang akan melakukan itu, dan dia melakukannya. Itu membuatku benar-benar merasa bahagia," pungkas Brittany. (Tnt/Ein)

Sumber: http://news.liputan6.com/read/797769/berhati-mulia-bos-rela-jual-restoran-biayai-pegawai-sakit-tumor